Susah fokus bukan selalu karena kurang motivasi. Coba lihat ruang kerjamu!

Pernah merasa sulit fokus saat bekerja, padahal pekerjaan yang harus diselesaikan sebenarnya nggak terlalu banyak? Bisa jadi, masalahnya bukan hanya soal manajemen waktu atau motivasi, tetapi juga lingkungan tempat kamu bekerja.
Workspace yang kurang nyaman, pencahayaan yang tidak sesuai, suara bising, hingga meja kerja yang berantakan bisa mengganggu konsentrasi dan membuat aktivitas kerja terasa kurang optimal.
Karena itu, menciptakan workspace yang nyaman bukan sekadar soal estetika. Penataan ruang kerja yang tepat juga dapat membantu kamu bekerja dengan lebih nyaman dan mendukung produktivitas sehari-hari.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat menata workspace?
1. Perhatikan Pencahayaan
Pencahayaan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Ruangan yang terlalu gelap dapat membuat mata lebih cepat lelah, sedangkan cahaya yang terlalu terang atau memantul langsung ke layar bisa menimbulkan ketidaknyamanan.
Jika memungkinkan, manfaatkan cahaya alami dengan menempatkan meja kerja di dekat jendela. Namun, pastikan cahaya matahari tidak langsung menyilaukan mata atau memantul pada layar laptop.
Jika bekerja di dalam ruangan dengan pencahayaan terbatas, gunakan lampu meja atau pencahayaan tambahan yang cukup. Sesuaikan posisinya agar area kerja tetap terang tanpa menciptakan bayangan yang mengganggu.
Jangan lupa mengatur tingkat kecerahan layar laptop agar sesuai dengan kondisi pencahayaan di sekitarmu.
2. Pilih Posisi Duduk dan Peralatan yang Ergonomis
Duduk berjam-jam di depan laptop dengan posisi yang kurang tepat dapat membuat tubuh terasa pegal dan tidak nyaman. Karena itu, ergonomi perlu menjadi bagian dari pertimbangan saat menata workspace.
Beberapa hal sederhana yang bisa kamu lakukan antara lain:
Atur tinggi kursi: Pastikan kaki dapat menapak dengan nyaman di lantai atau penyangga kaki.
Posisikan layar dengan tepat: Letakkan layar di depan tubuh, dengan bagian atas layar kira-kira setinggi mata atau sedikit di bawahnya.
Perhatikan posisi tangan: Usahakan bahu tetap rileks dan siku berada dekat dengan tubuh saat mengetik.
Gunakan peralatan pendukung jika diperlukan: Laptop stand, keyboard eksternal, atau mouse dapat membantu menciptakan posisi kerja yang lebih nyaman.
Selain memperhatikan posisi duduk, jangan lupa mengambil jeda secara berkala untuk berdiri, melakukan peregangan, atau mengubah posisi tubuh.
3. Sesuaikan Tingkat Kebisingan
Pernah mencoba menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi ketika orang-orang di sekitar sedang berbincang? Suara percakapan, notifikasi, atau aktivitas di sekitar bisa mengalihkan perhatian, terutama saat kamu sedang mengerjakan tugas yang kompleks.
Untuk mengatasinya, sesuaikan lingkungan kerja dengan jenis pekerjaan yang sedang dilakukan.
Jika membutuhkan konsentrasi tinggi, pilih area yang relatif tenang atau gunakan headphone untuk membantu mengurangi gangguan suara. Kamu juga bisa mengaktifkan mode Do Not Disturb agar notifikasi tidak terus memecah fokus.
Sebaliknya, jika pekerjaanmu membutuhkan diskusi dan kolaborasi, area yang lebih terbuka mungkin terasa lebih sesuai.
Intinya, workspace yang ideal tidak selalu harus benar-benar hening. Yang terpenting adalah tingkat kebisingannya sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kerjamu.
4. Rapikan dan Atur Meja Kerja
Meja kerja yang dipenuhi barang, kabel berserakan, atau dokumen yang menumpuk bisa membuat ruang terasa sempit dan menyulitkan kamu menemukan barang yang dibutuhkan.
Kamu nggak harus memiliki meja minimalis untuk menciptakan workspace yang nyaman.
Cukup mulai dengan menata barang berdasarkan kebutuhan dan frekuensi penggunaannya.
Coba terapkan beberapa langkah berikut:
Singkirkan barang yang tidak diperlukan. Sisakan benda yang mendukung pekerjaan sehari-hari.
Kelompokkan perlengkapan kerja. Simpan alat tulis, dokumen, dan aksesori dalam tempat yang mudah dijangkau.
Rapikan kabel dan perangkat elektronik. Gunakan pengikat kabel agar meja terlihat lebih teratur.
Bersihkan meja secara rutin. Luangkan beberapa menit sebelum atau sesudah bekerja untuk mengembalikan barang ke tempatnya.
Meja yang lebih terorganisasi dapat membantu mengurangi distraksi visual dan membuat perlengkapan kerja lebih mudah ditemukan.
5. Sesuaikan Workspace dengan Jenis Pekerjaan
Setiap pekerjaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Pekerjaan yang membutuhkan fokus individual mungkin lebih cocok dilakukan di area yang tenang, sedangkan brainstorming atau diskusi tim memerlukan ruang yang mendukung interaksi.
Sebelum menentukan workspace, coba identifikasi aktivitas yang paling sering kamu lakukan. Apakah kamu lebih banyak mengikuti meeting online, mengerjakan tugas individual, bertemu klien, atau berkolaborasi dengan tim?
Jika sering mengikuti meeting, pastikan tersedia koneksi internet yang stabil dan area yang cukup privat. Jika membutuhkan diskusi bersama tim, pilih ruang yang memungkinkan semua anggota berkomunikasi dengan nyaman.
Dengan menyesuaikan ruang kerja terhadap kebutuhan aktivitas, kamu bisa menciptakan lingkungan yang lebih mendukung alur kerja sehari-hari.
Workspace Nyaman, Produktivitas Lebih Optimal
Workspace yang nyaman bukan berarti harus mahal atau memiliki desain yang estetik. Hal-hal sederhana seperti pencahayaan yang tepat, posisi duduk yang ergonomis, tingkat kebisingan yang sesuai, dan meja yang rapi sudah bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung.
Namun, kenyamanan juga bergantung pada kebutuhan setiap orang dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Karena itu, luangkan waktu untuk mengevaluasi lingkungan kerjamu dan cari tahu penyesuaian apa yang paling membantu.
Kalau kamu membutuhkan tempat kerja dengan fasilitas yang mendukung berbagai aktivitas profesional, mulai dari bekerja secara individual hingga mengadakan diskusi dan meeting, book workspace atau meeting room di WU Hub Coworking Space untuk menemukan ruang yang sesuai dengan kebutuhan kerjamu.




Our legacy data management system was holding back our commercial growth significantly. We turned to Ukrainian tech experts because of their stellar reputation in complex data analysis. The specialists at https://sharkscode.com/ developed a custom automated platform that completely revolutionized our workflow. The implementation speed by the UA team was phenomenal and caused zero disruption to our daily operations. It is incredible how the right software architecture can immediately boost business productivity.