5 Tips Mengatur Waktu Kerja untuk Kamu yang Sering Bilang “Nanti Aja”

“Nanti aja, masih ada waktu.”
Kalimat sederhana ini sering kali menjadi awal dari pekerjaan yang menumpuk di akhir hari. Dalam rutinitas kerja, kita harus menghadapi berbagai tugas, meeting, email, hingga chat yang datang hampir bersamaan. Tanpa pengaturan waktu yang baik, pekerjaan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan tenang justru berakhir dikerjakan terburu-buru.
Buat kamu yang sering merasa waktu kerja cepat berlalu tapi pekerjaan masih banyak, coba beberapa tips berikut.
1. Tentukan 3 Prioritas Utama Setiap Hari
Daripada membuat to-do list yang panjang, tentukan tiga pekerjaan paling penting yang harus selesai hari itu.
Prioritaskan pekerjaan berdasarkan deadline, tingkat kepentingan, dan dampaknya terhadap pekerjaan lainnya.
Dengan memiliki tiga target utama, kamu akan lebih mudah menentukan apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu tanpa merasa kewalahan.
2. Alokasikan Waktu untuk Setiap Pekerjaan
Jangan hanya menentukan apa yang harus dikerjakan, tetapi tentukan juga kapan kamu akan mengerjakannya.
Misalnya:
09.00–10.00 → Membuat laporan
10.00–10.30 → Membalas email
10.30–11.30 → Meeting
13.00–14.30 → Mengerjakan project
Cara ini membantu kamu menggunakan waktu dengan lebih terarah dan mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan.
3. Hindari Multitasking Berlebihan
Mengerjakan banyak hal sekaligus mungkin terlihat produktif, tetapi terlalu sering berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain justru dapat membuat fokus terpecah.
Saat mengerjakan tugas yang membutuhkan konsentrasi, coba fokus pada satu pekerjaan terlebih dahulu. Setelah selesai atau mencapai target tertentu, baru beralih ke pekerjaan berikutnya.
One task at a time can get you further than doing everything at once.
4. Sisihkan Waktu untuk Email dan Chat
Email dan chat pekerjaan bisa menjadi distraksi kalau terus-menerus dicek sepanjang hari.
Daripada langsung membuka setiap notifikasi yang masuk, tentukan beberapa waktu khusus untuk mengecek dan membalas pesan.
Dengan begitu, kamu tetap bisa responsif tanpa harus mengorbankan waktu untuk pekerjaan yang membutuhkan fokus.
5. Jangan Penuhi Jadwal Sampai 100%
Jangan membuat jadwal kerja yang terlalu padat. Sisakan waktu kosong di antara pekerjaan untuk mengantisipasi meeting mendadak, revisi, pekerjaan tambahan, atau sekadar mengambil waktu istirahat.
Jadwal yang realistis akan membuat kamu lebih fleksibel dan tidak langsung panik ketika ada pekerjaan yang muncul di luar rencana.
Waktu Kerja Lebih Teratur, Kerja Jadi Lebih Tenang
Mengatur waktu kerja bukan berarti kamu harus bekerja lebih lama. Justru, pengaturan waktu yang baik membantu kamu bekerja dengan lebih terarah dan menggunakan waktu secara lebih efektif.
Jadi, daripada terus mengatakan “nanti aja”, coba tentukan kapan pekerjaan itu akan dimulai dan berikan waktu khusus untuk menyelesaikannya.
Karena terkadang, yang kamu butuhkan bukan lebih banyak waktu, tetapi cara menggunakan waktu yang lebih baik.
Dan tentu saja, lingkungan kerja juga bisa mendukung bagaimana kamu mengatur fokus dan menyelesaikan pekerjaan. Pilih workspace yang nyaman agar waktu kerja kamu bisa digunakan dengan lebih maksimal. Booking workspace kamu sekarang di WU Hub Coworking Space!




Comments